Es krim Italia, Amerika, Prancis! Nyam..nyam!

Es krim Italia, Amerika, Prancis! Nyam..nyam!
Odilia Winneke – detikFood

GB

Jakarta – Saat mendengar cerita tentang es krim dari sang Pastry Chef, peserta sangat serius. Waktu melihat cara pembuatannya, mereka sangat antusias. Saat mencicip hasilnya, mereka juga sangat lahap, sampai tetes terakhir! Cooking class yang penuh pesona ini memang meriah dan penuh canda tawa termasuk saat berebut hadiah kue dari sang chef!

Sebelum jam 09.00 pagi, peserta Cooking With Style sudah memenuhi The Steak House yang ada di lantai 2 Four Seasons Hotel Jakarta. Bukan hanya riuh bertegur sapa dan mengobrol tetapi sebagian besar membawa digital camera dan video camera layaknya mau berjumpa artis idola. Ssstt… ternyata sebagian dari mereka adalah para blogger alias pemilik blog yang terbiasa bercerita dan berbagi info di dunia maya. Karenanya cooking class belum dimulai, mereka sudah asyik berfoto ria dan mejeng dengan posisi paling cantik!

Bapak Made Kona, Executive Pastry Chef, Four Seasons Hotel Jakarta membuka cooking class dengan info seputar es krim. “Yang sedang trend saat ini adalah gelato atau es krim gaya Prancis,” tuturnya. “Kalau es krim Eropa memakai krim segar, susu segar dan telur maka gelato tidak memakai krim dan telur tetapi memakai pengental sehingga rasanya lebih ringan dan lemaknya lebih sedikit,” demikian jelas pak Made. “Kalau sudah tahu sifat-sifat es krim dan komposisi bahannya maka lebih mudah membuat variasi dan kreasi,” pak Made menguraikan tips dengan penuh detil.

Parfait, versi dessert dingin yang paling mudah dibuat, diperagakan pertama kali oleh pak Made. “Kuning telur harus dikocok dengan cara ditim supaya ‘matang’ dan bakteri salmonellanya mati,” jelas pak Made. Dalam sekejap, kuning telur yang putih kental dan gelatine lumer sudah siap. “Saat mengocok krim jangan terlalu kaku, sekitar 60%-70% saja supaya tekstur parfait jadi lembut,” pak Made memberikan tipsnya. Segera adonan dicampur, dicetak dengan tambahan raspberry beku dan sponge biscuit. Tak ayal pak Made didaulat untuk membagi resep sponge biscuit yang lembut ‘mentul-mentul’. Sambil menyiapkan resep kedua, pesertapun sibuk mencicip parfait cantik yang dipotong-potong. “Hmm..enak ya nggak terlalu manis,” demikian komentar peserta.

Es serut gaya Italia alias granita dalam sekejap diperagakan oleh chef Made. Yang jadi ciri khas adalah pemakaian calamansi juice, aroma jus jeruk yang berwarna kehijauan ini sangat segar. “Rahasianya terletak pada larutan gula ini. Jangan terlalu lama mendidihkan air gula ini, cukup sekali saja supaya butiran es bisa halus,” demikian tips pak Made. Setelah dicampur daun mint yang dicincang halus aromanya jadi sangat segar. Sesi peragaan resep inipun ditutup dengan mencicipi granita yang dingin, manis segar dengan aroma mint yang harun dan ditaruh di kulit jeruk navel yang dibekukan.

Setelah frozen dessert versi Italia dan Prancis, giliran es krim gaya Eropa yang diperagakan. “Resep dasar es krim ini bisa divariasi sesuai selera, boleh ditambah cokelat bubuk, cokelat cincang, strawberry, jeruk, kacang,” jelas pak Made sambil merebus susu segar dan krim segar. Banana Ice Cream Fritters atau es krim goreng merupakan variasi penyajian es krim yang unik. Usai dengan peragaan pembuatan crepe dan adonan pelapis, pak Made pun langsung in action menggoreng es krim yang dibungkus crepe dan dibekukan. “Pokoknya minyak harus panas benar. Setelah dicelup, goreng sebentar hingga kecokelatan langsung angkat. Kalau minyak kurang panas, es krim akan meleleh dan tamu Anda akan kebagian crepe kosong,” demikian jelas pak Made disambut tawa peserta. Hampir semua peserta berkerumun melihat proses penggorengan dan lagi-lagi dengan camera. Karena selebritisnya ‘es krim goreng’!

Dari beragam es krim pak Made memperagakan pembuatan Ice Cream Cake alias Ice Cake. Cake cokelat yang sudah dibekukan langsung diisi cokelat putih cincang yang diaduk dengan créme de menthe dan marshmallow. Es krim cokelat, moka dan ogurapun dioleskan ke dalam cetakan. “Persis seperti meratakan krim pada cake,” dengan cekatan pak Made melapisi ice cream. “Untuk melepaskan ice cream yang beku ini, cukup panggang sebentar ringnya di atas api langsung bisa dicopot,” pak Madepun dengan cepat melepas cake dari ring-nya. Potongan ice cake yang menggiurkan pun diedarkan untuk dicicip dan hasilnya licin tandas! “Wah, irisannya kurang tebal nih!,” komentar seorang peserta sambil menjilati sendoknya. Baked Alaska yang sudah melegenda juga menarik perhatian peserta. “Rahasianya hanya terletak pada lapisan sponge biscuit di bagian luar dan isinya bisa ice cream sesuai selera,” tutur pak Made. Sebagai sentuhan akhir, es krim yang berlapis sponge biscuit diolesi adonan meringue dan dipanggang dengan api atas sehingga bertekstur kecokelatan, cantik!

Seperti biasa, menutup sesi cooking class pak Made membagikan 4 buah cake spesial buat mereka yang berulang tahun, ber HUT perkawinan di bulan ini dan yang dapat menjawab kuis yang diberikan olehnya. Yang beruntung membawa bingkisan cake spesial (komplet dengan nama dan tulisan ucapan selamat) adalah Stella, Lia Indrowati, Wati Wijarnako dan Inneke Damayanti. Sedangkan yang beruntung membawa pulang voucher makan dim sum di Lai Ching adalah pak Hadi dan voucher makan di Seasons Café adalah Lenna. Acarapun ditutup dengan makan siang dan masih diselingi dengan diskusi asyik dengan pak Made dan berfoto ria dengan pak Made plus teman-teman. Nah, kalau ingin menimba ilmu seputar kue dan pastry, jangan ketinggalan kelas spesial ramadhan bersama pak Made Kona bulan Oktober nanti. Sampai jumpa!

Tentang Admin

Anak manusia yang sedang memulai usaha.. ice cream keliling... Moga-moga bisa keliling Indonesia atau dunia... kali ya...
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s