Bagaimana Memulai Bisnis Online?

Bagaimana Memulai Bisnis Online?

 

Bagaimana Memulai Bisnis Online?

Situs punya, tapi hits kurang. Itulah masalah klasik dalam bisnis online yang membuat orang undur diri dari bisnis ini. Padahal yang tidak Anda ketahui, dunia online bergerak mengalahkan semua media massa dalam penetrasi pemberitaan yang sampai kepada khalayaknya. Dengan mewabahnya web 2.0, dan piranti compact web, seperti Ponsel,  Tablet, dan Internet TV. Tidak mengherankan bahwa bisnis online ini tengah menjanjikan. Bahkan bila dalam bentuk forum yang saling menguntungkan satu sama lain seperti forum jual beli.

Suatu bisnis online juga dikenal sebagai e-commerce atau atau etailing. Memiliki pengertian bahwa proses ekonomi sebuah perusahaan dalam artian retail, penjualan, penawaran, penyimpanan data perdagangan, pemberian informasi seperti, kontak pelanggan, berita jurnalistik, yang lingkupan kerjanya sepenuhnya menggunakan saluran World Wide Web pada situs Web. Bisnis ini walau bukan bisnis produksi, mampu menangani pemasaran barang, jasa atau keduanya yang bisa di jual. Dalam bisnis ini juga di kenal pemain besar, pemain kecil, kelas professional dengan budget besar, ataupun kelas amatir secara UKM. Dalam bisnis ini juga, keterlibatan pemain pemain utama di dunia nyata berpindah tempat. Para jurnalis, para dokter, para pengusaha, para insinyur memindahkan kertas kerja mereka pada web 2.0, dan bersama sama mengembangkan open source yang saling menguntungkan satu sama lain.

Permasalahan utama dari memulai bisnis ini tentu saja, permasalahan seperti apa sih cara memulainya? Darimana? Kapan semestinya? Maka  penulis bisa menjelaskan, bahwa sebagaimana setiap bangunan memiliki pondasi. Begitupun juga dengan bisnis online. Untuk memulai bisnis online, ada beberapa langkah dasar yang harus diambil.

1. Pertama, Anda perlu mengetahui konsekuensi hukum dari apa yang Anda lakukan pada naungan pemerintahan di mana bisnis online Anda akan beroperasi. Ingat, Indonesia memiliki UU ITE. Semua ini termasuk hal-hal yang berkaitan dengan pemahaman hukum, seperti

  • Mendaftarkan nama bisnis, dan bisnis online itu sendiri,
  • Mengurus pajak penjualan,
  • Permasalahan hukum dan legal standing
  • Mengenai karyawan jika ada,
  • Pedoman untuk menggunakan fungsi kartu kredit jika Anda berencana untuk melakukannya, dalam bentuk paypall dan visa.
  • Dan masalah apapun yang berkaitan spesifik untuk lokasi Anda di dunia nyata. Dalam cara apa pun atau cara Anda berencana untuk berkomunikasi dengan pelanggan – misalnya, melalui email, telepon, dan snail mail – Anda perlu akrab dengan hukum yang mengatur, membatasi, dan / atau membimbing penggunaan metode-metode komunikasi, dan hak-hak konsumen untuk tidak menerima komunikasi seperti snail mail, di lokasi di mana Anda berusaha.
  • Jasa seorang pengacara dan akuntan, tergantung pada ukuran dan kerumitan bisnis online Anda.

2. Kedua, Anda perlu mengatur beberapa rekening atas nama bisnis online. Membuka rekening bank umumnya pada keperluan aliran keuangan itu sendiri, tetapi Anda juga mungkin perlu rekening kredit share bersama melakukan pembelian bisnis. Berkaitan dengan rekenin non keuangan. Anda tentu perlu keberadaan, rekening pada ISP (Internet Service Provider) dengan bandwidth yang lumayan dan transfer data yang lancar untuk bisnis Anda. Juga. rekening telepon, dan account webhosting untuk membangun website e-commerce Anda.

3. Ketiga, Anda perlu menciptakan kehadiran online bisnis Ini dalam beberapa aspek strategis.  Apakah Anda pengekor dengan ide lebih baik dari orang lain sehingga siap untuk kompetisi. Atau Anda punya ide besar inovasi yang beda dari yang lain, dan butuh di eksekusi dalam posisi yang berbeda. Kelemahannya Anda memulai ceruk pasar baru. Kelebihannya, Anda akan jadi pemain pertama di bisnis itu.

4. Dan perlu diingat, pilihan fitur yang Anda pilih dan pada domain atau nama domain, merancang desain situs terbaik tidak kalah penting. Bagaimana pelanggan bakal melihat, bila situsnya terlihat ala kadarnya. Setidaknya penampilan sederhana cukup, dan bukan alakadarnya.

5. Pertanyaan lainnya adalah, bagaimana Anda berencana untuk memberikan produk atau jasa? dan bagaimana Anda berencana untuk menyediakan layanan pelanggan untuk pemesanan dan dukungan teknis untuk setiap masalah situs yang mungkin timbul? Perlu diingat bahwa e-commerce dapat dibangun dari template, menggunakan aplikasi perangkat lunak membangun website, atau melalui penggunaan perangkat lunak blog dengan tema e-commerce. Keberadaan template, apalagi dengan keberadaan member yang banyak, bisa membuat Anda tidak harus jauh jauh pasang link iklan.

 

Setidaknya dengan langkah langkah di atas, Anda agaknya siap memulai bisnis. Anda akan memiliki informasi yang cukup untuk memilih bidang e-commerce atau webhosting.  Minta saja pada para host membantu Anda. Karena tidak jarang admin webhost menawarkan pilihan e-commerce ganda kepada pemesan situsnya, dengan pilihan add-ons yang memungkinkan fine-tuning, namun tentu saja harga nya sedikit lebih tinggi. Hal lain yang tidak kalah penting adalah, tagihan bulanan, yang bisa menyokong halaman web. Listrik, sewa domain, atau memilih webhosting yang paling kuat pengaruhnya.

Tentang Admin

Anak manusia yang sedang memulai usaha.. ice cream keliling... Moga-moga bisa keliling Indonesia atau dunia... kali ya...
Pos ini dipublikasikan di Life, Mesin Ice cream, mesin industri, UKM, mesin perta, Mesin Lainnya dan tag . Tandai permalink.