Paket Ekonomi Mesin Ice Cream Cone 400Watt (CashBack Rp.1.500.000)

PAKET Usaha Soft Ice cream

Inovasi baru dibidang mesin soft ice cream dengan memanfaatkan teknologi digital baru tanpa perlu berlama-lama untuk mendapatkan sajian ice cream yang lembut dan lezat… Dengan teknologi mesin soft ice cream baru, anda dapat membuat soft ice cream cukup sederhana, aduk adonan bubuk ice cream sampai halus masukan ke mesin ice cream tunggu proses pendinginan kurang lebih 15-20 menit. Pengembangan produk selanjutnya dapat diimplementasikan pada rasa dan bentuk ice cream yang beraneka macam.

SEGMENTASI MARKET

Semua segmen (Anak-anak, dewasa, pria maupan wanita)

ANALISA USAHA

a. Margin profit hingga 4x lipat (400%)

b. Estimasi BEP: dibawah 1 tahun

c. Maintenance cost: sangat rendah

d. Operational cost: terjangkau

e. Tenaga Kerja Cukup 1 orang

Karena sekarang lagi banyak diperdebatkan masalah rencana kenaikan harga listrik dan banyak masyarakat merasakan rekening listrik makin mahal; makin banyak produsen peralatan listrik mengambil kesempatan untuk memasarkan keunggulan produk mereka dengan menyatakan wattnya kecil.. Tetapi watt kecil tidak mutlak membuat konsumsi energi listrik (energi adalah yang anda bayar; bukan watt) menjadi kecil.

UKM dan Rumah tangga memiliki kontribusi yang sangat besar pada konsumsi energi listrik. Karena itu penghematan listrik di UKM dan rumah tangga tentu akan sangat memberi efisiensi yang sangat besar. Selain itu penghematan energi listrik juga akan menghemat pengeluaran pada anggaran UKM dan keluarga. Daripada untuk bayar listrik, mending dananya digunakan untuk liburan keluarga atau tabungan pendidikan atau pengembangan usaha bukan?

Nah saat ini kami Restomesin distributor mesin mesin resto mendatangkan mesin Ice cream dengan pengunaan energy kecil Cuma 400 Watt.Dengan konsumsi listrik yang relatif kecil yaitu hanya 400W membuat alat ini sangat ekonomis untuk dioperasikan (bandingkan dgn produk sejenis yg mengkonsumsi listrik sebesar 1.100 Watt, 1.600W bahkan 2700 Watt) sehingga sangat cocok untuk usaha di kampus, sekolah, depan Indomaret/Alfamart atau tempat lain yang tidak perlu menambahkan sambungan listrik yang berdaya besar.

 

Dalam kesempatan ini kami juga mengeluarkan Paket Usaha :

I. Paket Ekonomis 1 (Pa Eko 1) dengan  Harga Rp. 15.700.000,- (belum termasuk  ongkos kirim ke seluruh Indonesia).

Anda akan mendapatkan :

  1. Mesin Ice cream Model RB1008A 1 Kran No Flower Taste 1 Unit
    Power 400W / 220V
    Dimension 37×52×56 ( cm )
    Capacity / H 8-12 L / H
    Refrigerant R134A
    Gross Weight 46 Kg
  2. Booth Ice Cream Cantik (Konter Display) 1 Unit
  3. Powder Soft Ice Cream 1 Rasa 1 dus isi 12 kg setara dengan 600 cone x Rp2.500 = Rp.1.500.000   Artinya Pembeli mendapat CASH BACK Rp.1.500.000,-
  4. X Banner 1 Unit

Kalo pake mesin es krim masih dianggap mahal coba klik link ini

CUKUP Rp.80.000 iya Rp.80.000 tidak salah baca…

Peluang Usaha Es Krim Tanpa Mesin Es Krim ( Powder Premix Es Krim)

http://mesinresto.blogspot.com/2014/05/peluang-usaha-es-krim-tanpa-mesin-es.html

 

II. Paket Ekonomis 2 (Pa Eko 2) dengan  Harga Rp. 17.000.000,- (belum termasuk ongkos kirim ke seluruh Indonesia).

 

 

Anda akan mendapatkan :

  1. Mesin Ice cream Model RB1008B  1 Kran With  Flower Taste 1 Unit
    Power 400W / 220V
    Dimension 37×52×56 ( cm )
    Capacity / H 8-12 L / H
    Refrigerant R134A
    Capacity Topping/ Hooper – 0,34L
    Gross Weight 46 Kg
  2. Booth Ice Cream Cantik (Konter Display) 1 Unit
  3. Powder Soft Ice Cream 1 Rasa 1 dus isi 12 kg setara dengan 600 cone x Rp2.500 = Rp.1.500.000   Artinya Pembeli mendapat CASH BACK Rp.1.500.000,-
  4. X Banner 1 Unit

Kalo pake mesin es krim masih dianggap mahal coba klik link ini

CUKUP Rp.80.000 iya Rp.80.000 tidak salah baca…

Peluang Usaha Es Krim Tanpa Mesin Es Krim ( Powder Premix Es Krim)

http://mesinresto.blogspot.com/2014/05/peluang-usaha-es-krim-tanpa-mesin-es.html


Segera hubungi : restomesin@gmail

atau 0815 1922 0879

* Catatan:

Beda paket eko 1 dan paket eko 2 adalah kalo paket dua ada tempat untuk Topping ice conenya (difoto yang warna hijau diatas mesin)  jadi meskipun cuma 1 kran tetapi bisa menyajikan 2 rasa sekaligus… sedang Pa Eko1 topping tersebut tidak ada…

AYO BURUAN….

NO FRANCHISE FEE…..

NO PROMOTION FEE….

PELATIHAN GRATIS….

LANGSUNG.. JUALAN….

TUNGGU APALAGI…


PAKET USAHA FROZEN YOGURT ( Froyo)

Kami juga membuka kesempatan seluas2nya kepada bpk/ibu yang akan memulai usaha Frozen yogurt (Froyo)  untuk bekerja sama.

Kami menyediakan Mesin2 frozen yogurt dengan harga yang sangat terjangkau mulai 17jtan untuk
Kami juga memberikan konsultasi gratis bagi bpk/ibu yang akan memulai usaha dengan software komputer , sehingga dapat dilihat kapan BEP dan harga jual yang ideal bagi usaha frozen yogurt bapak/ibu untuk info dan konsultasi hub kami

Untuk memulai Usaha Fro-yo lihat box*di bawah

bandingkan dengan sistem wara laba yang biayanya sampAi ratusan juta … kalo kita usaha sendiri/mandiri hanya di butuhkan biaya awal sekitar Rp.26 jutaan yang terdiri dari mesin Froyo mulai 17.5jt dan sisanya adalah setup konter usaha kita kalo hanya booth sekitar 5 jutaan

Ayo

tunggu apalagi bukti kan anda bisaa menjadi pengusaha Froyo..

Mesin Frozen Yogurt



Harga Mulai Rp.19.500.000 (tipe portable)

tergantung dengan tipe:

- Standing/Protable

- Tuas/Kran (3,5)


Mesin Soft Ice Cream  Type Portable 1 Handle


BJ-188 Portable 1 Kran Rp.17.500.000

Power : 220V/ 50Hz/ 800W……. konsumsi listrik kecil…
Berat : 48 Kg
Ukuran :
366 x 510 x 650
Kapasitas : 5-8 L/ H
Made in : China

Contoh Konter Froyo..

 

Kalo pake mesin es krim masih dianggap mahal coba klik link ini

CUKUP Rp.80.000 iya Rp.80.000 tidak salah baca…

Peluang Usaha Es Krim Tanpa Mesin Es Krim ( Powder Premix Es Krim)

http://mesinresto.blogspot.com/2014/05/peluang-usaha-es-krim-tanpa-mesin-es.html

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tag , , ,

Kemasan Ciamik, Produk UKM Melejit

Kemasan Ciamik, Produk UKM Melejit

KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENA Salah satu kemasan poduk UKM
KOMPAS.com -  Bagi para pelaku usaha khususnya pemula dan UKM, kerasnya tantangan dalam persaingan usaha adalah hal yang lumrah. Ada banyak batu sandungan yang kerap ditemui yang tak jarang membuat umur usaha mereka menjadi singkat. Masalah-masalah tersebut misalnya modal yang terbatas, kualitas produk tidak standar atau sistem pemasaran yang buruk. Ketiga faktor utama itu sering disebut-sebut sebagai hal yang paling menentukan.

Tak heran bila banyak pelaku UKM yang berpikir bahwa keberhasilan usaha harus selalu didukung oleh modal yang kuat, produk, serta pemasaran yang bagus. Kualitas produk serta bagaimana cara pemasarannya seringkali dianggap jauh lebih penting dalam meningkatkan penjualan. Padahal, ada banyak faktor lain yang semuanya saling terkait. Salah satunya yang tak kalah penting dan menentukan keberhasilan penjualan yaitu kemasan produk. Untuk yang terakhir ini, banyak pelaku usaha khususnya UKM yang belum menyadarinya.

Faktanya, kemasan produk merupakan salah satu unsur penting yang mempengaruhi banyaknya permintaan konsumen dan banyaknya penjualan terhadap produk UKM. Hal ini pula yang dirasakan salah satu pelaku UKM asal Bandung, Asep Candra, yang tengah merintis usaha abon sapi merek Bon Garoet.  Diakui Asep, perubahan pada kemasan produk abon sapi miliknya memiliki dampak yang sangat signifikan.

Asep, yang selama ini menjual abon sapi dengan sistem keagenan dan reseller, mengaku kebanjiran order setelah dua kali mengubah konsep kemasan produknya. “Penjualan bisa meningkat tajam dan produk lebih dapat diterima oleh konsumen karena mereka suka dengan kemasan yang menarik dan tentunya lebih higienis,” ujar Asep yang mulai mengembangkan usaha abon sejak dua tahun lalu.

Pada awalnya, tutur Asep, abon sapi asal Garut ini hanya menggunakan kemasan plastik transparan yang disablon manual. Kemasan plastik ini rentan bocor dan rusak sehingga kualitas abonnya bisa berubah.  Ia lalu beralih pada kemasan stand up pouch berbahan kombinasi plastik dan aluminium yang dilengkapi stiker untuk label. Namun kemasan ini pun masih membuatnya kurang puas karena tidak terlalu menarik.

Asep pun lalu menggunakan bahan paper metal dengan desain kemasan unik bertema vintage. Walaupun masih ada kekurangan, Asep menilai material ini sudah jauh lebih baik dan dapat memenuhi kebutuhan desain.

“Perubahan kemasan baru ini sudah sejak lama diperhitungkan menyesuaikan segmen pasar abon kami yang segmennya premium. Dari segi harga, memang menjadi lebih mahal. Tetapi konsumen nyatanya semakin yakin dengan produk kami.  Selain enak, abonnya lebih terjamin dari segi kualitas dan lebih bergengsi,” papar Asep.

Konsultan desain

Untuk menciptakan desain dan kemasan produk yang bagus, Asep mengaku dibantu salah satu konsultan desain kemasan di Bandung. Awalnya, ia kerap kesulitan menciptakan kemasan yang diinginkannya karena terbentur modal. Beruntung, Asep menemukan jasa konsultan desain kemasan dengan harga relatif terjangkau.

“Banyak bisnis UKM kesulitan menciptakan kemasan yang bagus karena harus punya modal hingga puluhan juta rupiah. Alhamdulillah, saya menemukan konsultan desain kemasan yang mau menerima order dalam jumlah kecil dan murah,” tutur Asep yang berharap pemerintah memberikan solusi untuk para UKM terkait kemasan produk ini.

Cari segmen pasar baru

Dalam mengembangkan usahanya,  Asep berupaya kreatif dengan tidak hanya berharap produknya dapat masuk ke toko atau supermarket sebagai tempat pemasaran. Pria kelahiran Garut ini juga mencoba mencari segmen pasar yang belum banyak digarap pengusaha lain. Selain berupaya menitipkan produk abonnya di tempat oleh-oleh di sekitar kota Bandung,  ia pun mencoba mengandalkan teman-temannya untuk menjadi marketing atau reseller tanpa perlu menyetor modal.

“Saya mencoba mengembangkan bisnis yang mudah-mudahan dapat membantu banyak orang. Teman-teman saya yang punya jiwa “dagang” saya ajak untuk menjual produk tanpa harus membeli terlebih dulu. Syarat yang penting adalah jujur dan punya kemauan,” terangnya.

Dengan model bisnis ini, Asep mengaku usahanya lebih berkembang. Hingga kini, ia sudah memiliki puluhan reseller di Jabodetabek dan beberapa kota lain yang rutin dikirim produk setiap harinya.

Perlu peran pemerintah

CEO Smartplus Consulting, Yuszak M Yahya, saat berkunjung ke Kompas.com beberapa waktu lalu menyebutkan, kemasan memang menjadi salah satu kendala bagi UKM Indonesia menghadapi serbuan produk luar negeri pada era masyarakat ekonomi ASEAN mendatang. Produk negara jiran, seperti Malasysia dan Thailand, sudah mempunyai kemasan alumunium yang premium sehingga lebih menarik. sementara UKM Indonesia masih menggunakan kemasan yang seadanya, sehingga konsumen pun cenderung melewatinya begitu saja.

Ia mengakui, harga kemasan alumunium cenderung masih mahal bagi para UKM yang modalnya terbatas. Informasi saja rata-rata pabrik hanya menerima order minimal 10.000 pcs. dengan harga satu kemasan Rp 3.000 per buah saja, UKM harus menyediakan minimal Rp 30 juta untuk mempunyai kemasan. Dana yang lumayan besar bagi pelaku UKM.

Karena itu, sebut pria yang sering memberikan pelatihan kepada para pelaku UKM ini, peran pemerintah sangat penting untuk membuat UKM bisa bersaing dengan produk luar.  “Bagaimana caranya supaya kemasan ini bisa lebih terjangkau oleh para UKM,” ujarnya.

Editor : Erlangga Djumena
Berminat pesan kemasan : hub Samudera Wibowo 081519220879

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tag ,

Diaspora Lamongan, Podomoro University dan Perjuangan Mencetak Entrepreneur

Diaspora Lamongan, Podomoro University dan Perjuangan Mencetak Entrepreneur

by Yodhia Antariksa @ Blog Strategi + Manajemen

Berita di harian Kompas Minggu kemarin menyajikan dua informasi yang bersifat paradoks, dan mungkin saling melengkapi.

Yang pertama adalah kisah heroik diaspora pemuda-pemuda Lamongan ke segenap penjuru Nusantara. Yang satunya lagi iklan satu halaman penuh full color tentang kabar pendirian universitas baru, bernama Podomoro University.

Dua berita yang terkesan bersifat kontras itu sejatinya menyimpan sebuah pesan yang sama : tentang perjalanan panjang untuk mencetak kaum wirausaha yang tangguh.

Di pagi ini, sambil menikmati teh hangat, kita akan menjelajahi dua kisah itu.

Diaspora Lamongan adalah julukan bagi serbuan warung pecel lele dan soto Lamongan ke segenap penjuru nusantara. Entah di Jakarta, Surabaya, Medan bahkan hingga Ternate dan Papua, kita pasti akan melihat warung tenda khas Lamongan itu.

Diaspora soto Lamongan itu diam-diam telah membawa begitu banyak kejaiban ekonomi bagi para pelakunya, pemuda-pemuda yang datang dari desa udik di Lamongan sana.

Dalam liputan itu dikisahkan salah satu pelakunya, seorang pemuda bernama Afidz. Ia merantau ke Kalimantan untuk berjualan soto Lamongan.

Jualannya laris. Pemuda yang baru berusia 21 tahun ini akhirnya bisa membelikan tanah seharga Rp 400 juta buat ibu dikampungnya. Ia juga mampu membeli mobil Toyota Avanza. Sebuah prestasi ekonomi yang amat mengesankan karena ia juga hanya lulusan SMP di kampungnya (jadi kalau umur Anda sudah 30 tahun dan belum bisa beli tanah, cash, 400 juta; berarti Anda kalah dong ya dengan Afidz yang cuma lulusan SMP ini :) )

Banyak pemuda Lamongan yang juga bernasib serupa dengan Afidz. Berjualan pecel lele khas Lamongan membuat mereka bisa mengangkat derajat ekonominya. Rumah-rumah di kampung mereka di Lamongan pelan-pelan berubah megah dan semarak.

Para pedagang soto Lamongan mungkin contoh entrepreneurs jalanan dalam arti sebenar-benarnya. Para pemuda Lamongan belajar menjadi saudagar soto yang sukses bukan dari seminar dan buku (atau apalagi dari tulisan di blog), namun dari tepi jalanan yang berdebu dan penuh gemuruh.

Merantau dan kemudian membuka warung soto Lamongan mungkin telah menjadi DNA atau tradisi yang mengakar bagi para pemuda kampungan itu. Insting berjualan pecel lele sudah menjadi tradisi.

Tanpa belajar ilmu entrepreneur yang ndakik-ndakik, setiap pemuda Lamongan tahu : mereka dilahirkan untuk menjadi pedagang pecel lele yang sukses.

Tradisi entrepreneurship a la Lamongan juga terjadi pada diaspora penjual Warteg, diaspora bakso Wonongiri, sate madura, dan tentu saja diaspora rumah makan padang.

Kisah entrepreneur jalanan itu memberi pesan yang layak dikenang : ilmu entrepreneurship mungkin lebih efektif dijalankan via “tradisi khas kampung” + praktek di tepi jalanan.

Maka kisah para entrepreneur a la pecel lele lamongan ini kontras dengan iklan pendirian kampus Podomoro University. Ini kampus yang baru berdiri, digagas oleh grup pengembang raksasa Agung Podomoro.

Seperti Universitas Ciputra yang amat fokus pada pendidikan jurusan Entrepreneurship, kampus Podomoro University itu bertekad mencetak para entrepreneur handal.

Tagline Podomoro University amat menggugah : “where future entrepreneurs begin”. Isi iklan Podomoro University jg keren : “Others teach you how to run a business. We teach you how to create one”.

Podomoro University tak tanggung-tanggung : ia menggandeng Babson College, USA, kampus entrepreneurship terbaik di dunia. Mereka juga menggander pakar bisnis top, Prof Rhenald Kasali.

Pertanyaannya : apakah Podomoro/Ciputra University akan lebih sukses mencetak entrepreneur dibanding “Lamongan University”?

Mungkin dua-duanya berperan secara simultan. Kampus seperti Ciputra dan Podomoro University bercita-cita mencetak entrepreneur via pendidikan yang sistematis dan fokus pada kreativitas.

Sementara Lamongan University bertekad mencetak barisan entrepreneur tangguh via keringat, debu jalanan, dan pecel lele yang gurih. Mereka bertekad untuk terus memproduksi ribuan enterpreneur jalanan, kelas kaki lima. Menjadi jutawan pecel lele.

Kedua-duanya sama dibutuhkan untuk menggerakkan roda ekonomi bisnis negeri ini. Kedua-duanya bisa menumpahkan limpahan kemakmuran bagi para pelakunya.

Saya tak tahu rute mana yang akan Anda pilih. Yang pasti, nanti siang sebaiknya kita makan soto Lamongan di sebelah kantor.

- See more at: http://strategimanajemen.net/2014/02/17/diaspora-lamongan-podomoro-university-dan-perjuangan-mencetak-entrepreneur/#sthash.bdM4JEUN.dpuf

Dipublikasi di Tak Berkategori

Menangkap kilau cuan dari pabrik es kristal

 
 Es punya banyak manfaat untuk kehidupan manusia. Di dunia kuliner misalnya, setiap restoran selalu membutuhkan es untuk berbagai keperluan, terutama mendinginkan minuman. Es juga diperlukan untuk mengawetkan ikan atau bahan makanan lain. Jadi, kebutuhan akan es tidak ada habisnya.

Kalau dulu, masyarakat memilih es balok untuk memenuhi kebutuhannya. Kini, seiring dengan perkembangan zaman, es kristal yang menjadi pilihan banyak orang. Salah satu penyebabnya, es kristal lebih praktis karena ukurannya kecil sehingga mudah digunakan.

Ruth Harso, Founder Tripole Ice Cube di Jakarta Barat, mengatakan, saat ini hampir semua pemilik usaha, terutama di bidang kuliner menggunakan es kristal. “Tak hanya pemain besar, tapi juga pengusaha kecil lebih suka menggunakan es kristal,” ujar dia.

Perempuan berusia 62 tahun ini bilang, kebutuhan untuk es pasti ada. Bahkan, ia mengklaim bisnis es sebagai salah satu bisnis yang tidak ada matinya di Indonesia. “Permintaannya cukup banyak dan tak pernah berhenti,” kata dia.

Coba saja perhatikan, pada musim hujan pun orang-orang masih memesan minuman dingin di restoran. Meski demikian, Ruth mengakui, selama musim hujan, permintaan bisa berkurang sekitar 10%. Penu-runan itu biasanya berlaku sepanjang Januari dan Februari.  Order akan kembali normal pada April hingga Desember.

Lantaran harga es yang murah, menurut Ruth, orang yang mau menggeluti usaha ini harus bisa menjual dalam kapasitas besar. Jadi, memperbesar potensi profit yang dihasilkan.

Ruth bilang, Tripole Ice Cube bisa memproduksi sekitar 10 ton es kristal per hari. Ia mematok harga Rp 1.400 per kg es kristal.  Dari usaha ini Ruth bisa mengantongi laba bersih hingga 50%. Ia menambahkan, sekarang masyarakat lebih teliti dalam memilih es kristal. Biasanya, restoran besar juga sudah peduli terhadap kualitas es. “Walaupun harga es kami cukup mahal tapi masih banyak yang mencari, karena memang kami mengedepankan kualitas,” tutur dia berpromosi.

Pemain lain, Ahmad Zalu Wibowo, yang membuka usahanya di Cijantung, Jakarta Timur, mengatakan, produsen es kristal belum terlalu banyak. Ahmad baru terjun ke bisnis es kristal sejak setahun lalu lantaran melihat peluang yang menjanjikan. “Produsen yang pa-briknya besar sih banyak, tapi permintaan juga banyak karena restoran-restoran kecil pun membutuhkan es kristal,” ucap pemilik Mr. Nice Cube ini.

Ahmad memproduksi minimal 4 ton es kristal saban hari dengan harga jual Rp 1.200 per kg. Lantaran usahanya belum terlalu besar, Ahmad bilang ia baru bisa mendapat laba bersih sekitar 20%. “Kalau bisa memproduksi lebih banyak, margin keuntungan bisa lebih gede lagi,” tutur dia.

Pelanggan es kristal ini tidak terbatas pada restoran atau tempat makan. Ruth sering mendapat pesanan untuk event tertentu. Bahkan sejak 2010, ia menjadi pemasok es kristal untuk pagelaran Java Jazz. Pengelola event itu bisa memesan hingga 10 ton per hari.

Ruth pun kerap mendapat pesanan dari pihak asing. Menurut dia, orang asing sangat peduli terhadap kebersihan air, termasuk es, yang akan mereka konsumsi. Jadi, mereka tak mau sembarangan memesan es. “Saya memasok es untuk tentara Amerika ketika mereka datang ke Indonesia dan pesanan itu rutin tiap tahun,” ucap dia.

Harus bersih

Jika tertarik menjajal usaha ini, baik Ruth maupun Ahmad mengingatkan, agar pelaku usaha serius dalam menjaga kebersihan produknya. Pasalnya, es kristal merupakan bahan konsumsi, meski dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.

Ruth menuturkan, ia terjun dalam usaha es kristal karena merasa terpanggil untuk menciptakan air bersih yang layak dikonsumsi. Di sisi lain, produsen air mineral sudah terlalu banyak. Makanya, ia menggeluti usaha pembuatan es yang belum terlalu banyak pemainnya.

Sebelum memulai usahanya pada 2008, Ruth pernah melakukan riset kecil-kecilan. Dari hasil riset itu, ia menemukan beberapa es batu yang menimbulkan gatal pada kulit setelah dikonsumsi. “Coba bayangkan apa akibatnya terhadap organ dalam tubuh manusia, kalau kita mengonsumsi es yang terbuat dari air yang tidak bersih?” kata dia.

Untuk itu, yang paling harus diperhatikan dalam usaha ini adalah menjaga kebersihan, baik kebersihan air maupun kebersihan proses produksi. Ruth menggunakan air sumur untuk dijadikan es kristal. Alasan utama ialah agar tidak perlu keluar biaya untuk membeli air, hanya perlu bayar biaya listrik. Setelah ditampung dalam tangki, air melewati beberapa proses filtrasi.

“Air harus difilter lagi, agar semua bakteri dan kuman yang berbahaya bagi tubuh tidak ikut menjadi es,” kata Ruth. Ia pun membantah anggapan bahwa air harus dimasak agar siap konsumsi. Karena menurut dia, air yang dimasak tidak bisa menghilangkan mineral dan zat berbahaya. Sementara, air di Indonesia pasti mengandung sedimen tersebut. Filtrasi dianggap cara paling baik untuk menyiapkan air atau es.

Ruth memulai usahanya dengan tiga mesin pembuat es berkapasitas 500 kg. Meski enggan menyebut detail nilai omzetnya saat ini, Ruth menuturkan, saat merintis usaha, dia bisa mengantongi omzet berkisar Rp 50 juta–Rp 100 juta per bulan. Seiring dengan kenaikan kapasitas produksi, omzetnya pun ikut naik hingga ratusan juta per bulan.

Biaya bulanan yang ia keluarkan paling besar adalah membayar listrik. Pos biaya lain adalah gaji karyawan dan biaya perawatan mesin. Kini, karyawan Tripole Ice Cube berjumlah 25 orang. Setiap sebulan sekali, Ruth memanggil teknisi untuk membersihkan atau memperbaiki mesin pembuat es.

Ruth melanjutkan, kebersihan air tidak berhenti pada saat produksi. Pada saat pengepak-an pun, kebersihan es harus dijaga. Makanya, karyawan Tripole Ice Cube menggunakan sarung tangan dan penutup kepala agar es tetap bersih hingga diantarkan pada pembeli.

Proses produksi yang dilakukan Ahmad setali tiga uang. Sebelum dimasukkan ke dalam mesin pembuat es, air harus melewati lima tahap filtrasi. “Setelah difilter, air baru bisa benar-benar steril dan higienis,” ucap dia.

Ahmad merogoh kocek Rp 200 juta untuk merintis bisnis es kristal. Modal itu ia gunakan untuk membeli tiga unit mesin pembuat es dan instalasi mesin. Sedang, pabrik seluas 200 m2 sudah ia miliki.

Pria berusia 30 tahun ini bilang, mesin pembuat es dibeli di berbagai distributor di dalam negeri. Ia membeli mesin buatan Jepang dengan harga puluhan juta rupiah. Mesin ini bisa menghasilkan 200 kg es kristal dalam waktu empat jam. Sementara itu, Ruth mengimpor mesin dari China dan Amerika. Ruth bilang, mesin yang ‘bandel’ buatan Amerika, tapi harganya pun cukup mahal. Saat ini, Ruth punya belasan mesin berkapasitas 500 kg dan satu mesin berkapasitas 1 ton–2 ton.

Selain produksi, faktor penting yang harus jadi perhatian ialah penyimpanan. Ruth menyiapkan cold storage untuk menjaga es tetap membeku. Tempat penyimpanan tersebut berkapasitas 5 ton. Sebelum dikirimkan ke pembeli, es harus disimpan dulu sampai beku. Jadi ketika sampai di tempat pembeli, es tidak mencair.

Berbeda dengan Ruth, Ahmad langsung mengirimkan es setelah diproduksi. “Jadi, saya tidak perlu keluar biaya untuk tempat penyimpanan karena semua produksi berdasarkan pesanan pembeli,” tandasnya.

Adapun pengantaran dilakukan dengan menggunakan cool box atau dengan mobil yang dilengkapi dengan pendingin ruangan. Ruth memiliki setidaknya 3 unit mobil untuk mengantar es kristal ke alamat pembeli. Sementara itu, Ahmad menggunakan tas khusus berlapis aluminium foil. Pengantaran biasanya dilakukan pagi hari, terutama untuk restoran yang berada di mal.

Baik Ruth maupun Ahmad menetapkan minimal pemesanan bagi pembeli. Apalagi jika jarak pembeli dengan pabrik cukup jauh. Kalau order hanya sedikit, mereka tidak segan-segan menolak karena tidak akan menutup biaya operasional.

Lantaran berada di daerah Meruya, Ruth menetapkan minimal order 20 kg untuk pembeli di daerah yang sama. Namun bila es harus diantar keluar daerah itu, minimal order bertambah jadi 30 kg–50 kg. Sementara, Ahmad membebaskan minimal order bagi pembeli di Jakarta Timur. Minimal pemesanan 50 kg baru berlaku untuk pembeli di luar Jaktim.

Pembedaan ini harus ditetapkan berdasarkan jarak tempuh karena menyangkut biaya untuk pembelian bensin. “Kadang ada yang hanya butuh 20 kg tapi karena tempatnya cukup jauh tetap harus bayar untuk es 30 kg,” kata Ruth.

Saking fokus mengurus produksi es kristal, Ruth kerap melupakan pemasaran. Sejauh ini ia hanya memasang info usahanya di situs http://www.tripoleicecubes.webs.com. Menurut dia, lantaran es merupakan kebutuhan, pemasaran bisa dikesampingkan. “Bukan berarti dilupakan karena kami mau lebih banyak lagi yang tahu tentang Tripole Ice Cube,” tegasnya.

Lain halnya dengan Ahmad yang masih gencar memasarkan produknya. Ahmad ‘menjemput bola’ dengan mendatangi restoran-restoran di sekitar Jakarta Timur. Ia membawa serta sampel es kristalnya. Ahmad mengakui, rata-rata restoran sudah punya penyuplai es kristal. Jadi, ia harus mencari restoran yang baru mau buka. Atau, harus pintar-pintar meyakinkan kualitas produknya pada pembeli.

Nah, tertarik mencoba usaha es kristal di daerah Anda?    

 Editor: Tri Adi

http://peluangusaha.kontan.co.id/news/menangkap-kilau-cuan-dari-pabrik-es-kristal

http://peluangusaha.kontan.co.id/news/menangkap-kilau-cuan-dari-pabrik-es-kristal

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tag

JURAGAN ES KRIM MODAL KECIL TANPA MESIN ES KRIM

JURAGAN ES KRIM MODAL KECIL TANPA MESIN ES KRIM

Dengan mengikuti Bisnis Ice Cream yang dari kami, Anda langsung bisa memproduksi Es Krim dengan biaya produksi (Harga Pokok Produksi) hanya Rp 5000,- per liter. 

Dan bisa menjadi Bos/Juragan Es Krim….. Mau?

Apakah Anda Ingin Punya BISNIS Yang:

  • TAHAN BANTING TANPA RESIKO ?
  • KEUNTUNGANNYA BERLIPAT-LIPAT ?
  • INVEST MURAH DG KUALITAS DUNIA ?
  • SEGMEN PASARNYA SEMUA KALANGAN ?
  • DAPAT DI-FRANCHISE-KAN SE INDONESIA ?

Kalau jawaban Anda Ya, ya memang hanya Juragan Ice Cream

Peluang Usaha Es Krim TERMURAH, TANPA RESIKO, KEUNTUNGAN BERLIPAT, dan………. Paling Asyiiik!  Anda kini menjadi Juragan Es Krim berkualitas sekelas Campina, Walls atau Diamond, ….  bukan es puter sekali lagi bukan es puter.

 

Anda dapat memulai usaha Ice Cream bahkan bisa membuka pabrik Ice Cream. Juga Anda bisa men-Franchise-kan atas nama Anda tanpa biaya franchise dari kami.

 

Usaha es krim adalah usaha Menyehatkan, Halal & Toyib. Tanpa Pengawet, Tanpa pemanis buatan, tanpa Gula Pasir, Susu sapi hygienis…. 

Dan Aneka Rasa ada 15 Rasa … apa itu?

Rasa :Vanila,Coklat, Strowbery, Durian, Kacang Hijau,Blueberry,Mangga, Melon, Orange, Leci, Min, Nangka , Capucino, Moka) boleh campur

 

Ini jawabannya ‘ PONDAN POWDER PREMIKS ES KRIM’

GambarGambar

 

Rasa :Vanila,Coklat, Strowbery, Durian, Kacang Hijau,Blueberry,Mangga, Melon, Orange, Leci, Min, Nangka , Capucino, Moka) boleh campur

 

Mengapa Usaha Ice Cream Pilihan Tepat Untuk Berinvestasi ?

  1. Banyak Free:  Free royalty fee, Free CSO training, Free management consultation, Free Pemakaian Merk sendiri, Free Sample product incip-incip, dan Free Syubhat. 
  2. Rasanya mak nyus, tak kalah dengan ice cream import terkenal tingkat dunia seperti Walls, Campina maupun Diamond, atau Indoeskrim 
  3. Beaya Operational sangat rendah, bahan baku sangat murah dengan Biaya Produksi cuma Rp 5.000,-  /liter saja 
  4. Nilai Investasi sangat terjangkau, gak pake mesin yg jutaan, gak ada biaya waralaba termurah di Indonesia 
  5. Cepat kembali modal, Proyeksi BEP sangat cepat tidak menunggu dua-tiga bulan.
  6. Nama Brand/merk, support sistem, teamwork dan management yang sudah terpercaya dan teruji.
  7. Bisnis tahan banting dengan resiko yang minim bahkan nihil, tidak kenal musim , dan satu-satunya produk dengan kompetitor suangat terbatas…..
  8. Kekuatan sistem kontrol yang berfokus pada customer needs dan satisfaction 
  9. Design booth yang silakan bikin dengan desain sendiri (Maaf,  kami bukan jualan rombong!)
  10. Ice Cream itu Jajanan elit dan mewah kelas mall dan plaza. Variant produk yang unik dan lezat dan memungkinkan dikembangkan dengan improvisasi sendiri.
  11. Bisnis yang sederhana dengan produk cepat saji, mudah, praktis, simpel, tinggal scoop, nikmati es krim yang yummy.
  12. Peluang pasar yang masih sangat luas dan terus berkembang, memasuki semua segmen, Tua-Muda-Anak2, Laki-Perempuan, siapapun suka.. 
  13. Profit margin gak karuan, mencapai 600% atau 6x lipat 
  14. Tanpa Beaya Maintenance mesin, karena gak pake mesin Ice Cream Maker yang mahal belasan juta itu.
  15. Tenaga Kerja bisa diserahkan anak buah saja.

Yang harus disiapkan oleh pelaku usaha di tempat usaha adalah:

  1. 1 Unit Freezer lemari berdiri untuk pembekuan
  2. 1 Unit Hand mixer untuk proses produksi
  3. 1 Unit Freezer box sliding untuk penyimpanan (tidak wajib)
  4. 1 Unit Timbangan dapur ( kitchen Scale )
  5. 1 Unit Gelas Takar ukuran 1 liter
  6. 3 Unit Bak/bowl ukuran 5  liter
  7. 1 Set kompor gas
  8. 1 Unit Panci
  9. 3 Unit Wadah penyimpanan
  10. 3 Unit Spatula/soletan

Sudah bertahun-tahun kami melakukan riset dan eksperimen untuk mengembangkan bagaimana cara membuat atau mengolah es krim tanpa menggunakan mesin es krim yang harganya mahal itu, meskipun kami juga memiliki usaha soft ice cream dengan MesinIce Cream Maker. 

Tapi hanya dengan menggunakan alat dapur yag kita punya, yaitu hand mixer. Karena metode kami berangkat dari pendalaman teknologi pangan, dan percobaan, kami mampu memproduksi es krim yang berkualitas Super Premiun, lembut, nikmat, sekelas es krim bermerk import yang sudah terkenal dimana Formulanya sangat mereka rahasiakan.
Kini produk yang kami bagikan adalah hasil eksperimen ratusan kali.

Perbedaannya lagi, formula produk kami dijamin HALAL sudah terdaftar di BPOM dan MUI jadi 100% HALAL. Sementara banyak ice cream yang dibangun dari bahan-bahan yang -maaf dimaaf- subhat.
Eksperimen dan riset dalam proses pembuatan/pengolahan es krim dengan mixer yang kami kembangkan ini memakan waktu lama sampai akhirnya kini kami dapat membuktikan bahwa dengan formula yang tepat, bahan-bahan yang tepat, komposisi yang tepat dan tehnik pengolahan yang tepat pula hanya dengan di bantu alat sederhana berupa Hand Mixer kita sudah dapat memproduksi ice cream dengan tingkat kelembutan setara ice cream import dengan biaya produksi sekitar Rp. 5.000,- / liter saja.

CARA MUDAH MEMBUAT ES KRIM

Peralatan dan bahan yang harus disediakan :

1.  Premix Es Krim
2.  Panci stainless/Almunium ukuran 4-5ltr
3.  Hand Mixer boleh merk apapun
4.  Air Mineral/isi ulang  800ml kondisi sangat dingin, boleh diberi batu es ukuran kecil
5.  Sendok/scoop es krim untuk mengisi hasil mixer ke cup

6.  Cup + tutup, box 500ml-8000ml atau cone kita dapat memilih untuk hasil akhir produk es krim dalam kemasan sesuai keinginan  dan target pasar kita

 

Memulai Produksi :

 

    1. Isi wadah dengan air dingin
    2. Masukan premix es krim  kedalam wadah
    3. Mixer Premix tsb dengan kecepatan rendah agar tercampur dengan rata kira-kira satu menit dan lanjutkan dengan menaikkan kecepatan mixer hingga maximum
    4. Saat proses mixer, gerakan tangan kita juga berputar aktif kekanan kiri naik turun agar adonan berkembang sempurnaGambar
    5. Adonan akan berkembang dalam waktu 5-7 menit tergantung kecepatan mixer, berhenti mixer dapat disesuaikan waktunya, jika sudah tidak berkembang lagi kita dapat menghentikan mixer (tidak disarankan untuk terus mixer lebih dari 7 menit karena adonan dapat menciut kembali)
    6. Selesai dimixer maka kita pindahkan hasilnya kedalam cup/box dgn sendok/scoopGambarGambar

 

  1. Setelah pengemasan ke cup/box, masukan kedalam freezer selama 3-4 jam tergantung suhu freezerGambar
  2. Setelah membeku maka es krim yg lezat dan lembut dpt dikonsumsi/dijual ke pasar 
  3. Untuk produk dgn cone dapat dilakukan setelah beku lalu dimasukkan kedalam coneGambarGambar

Catatan:
1.Beberapa kasus ditemukan hasilnya kurang dari 3-4liter,penyebabnya antara lain: 

(a).Air kurang dingin, 

(b).Panci tidak dimasukkan kedalam wadah dingin, 

(c).Saat mixer tangan kurang aktif memutar, 

(d).Kecepatan Mixer terlalu rendah atau voltase listrik turun hingga mixer tdk bisa maximal, (e).Kebanyakan atau kekurangan air
 

2.Dalam beberapa kasus sudah tidak dipelukan lagi wadah baskom dengan es batu, karena air sudah dingin dan kecepatan mixer sangat tinggi sehingga adonan mengembang sempurna

SELAMAT MENCOBA

ANALISA BISNIS
1 Pack bahan formula Rp 80.000 jadi 10-12 liter Es krim.
1 Liter eskrim jadi 23 cup/cone/stick.
1 Pack jadi 10 ltr x 23 cup = 230 cup.
Jadi HPP 1 Cup = Rp 80.000 / 230 cup = Rp 345,- / cup.

Ingat Freezer kapasitas 100 liter muat 500 Cup. jadi buat 2 pack biar OPTIMAL

Harga jual percup di kantin TK/SD = Rp.1.000 atau Rp.2.000 tergantung daya beli.

1. Penjualan
Omzet 1 freezer per hari (cup/cone/stick)                    500                 
Harga Jual lokasi TK/SD (Rp)                                   1.000                  
Penjualan per hari                                                   500.000
 2. Biaya Usaha
Biaya Produksi (Rp 345/cup) *)                            172.500
Cup/cone/stick & penutup (Rp 150)                        75.000
SDM Produksi & Marketing (Rp 100/cup)              50.000
Bagi hasil toko/kantin 20% omzet (Rp 200)          100.000
Biaya listrik-air-gas dll (Rp 50/cup)                         25.000
Jumlah Biaya Usaha / hari (Rp 595/cup)                297.500

3. Margin/Keuntungan:

Laba Usaha per hari (Rp 703/cup)                          351.500

Laba Usaha Sebulan (26 hari kerja)                     9.139.000

Catatan. Harga JUAL PER CUP adalah Rp.1.000,- kalo Rp.2.000,- tentunya mengiurkan bukan……

 

SELAMAT BERGABUNG!

Kalau Anda belum berkenan dengan Peluang Ini, Tolong bagikan kepada Orang disekitar Anda 

 

Silahkan Hub

Salam Sukses

Samudra Wibowo

0815 1922 0879

0812 1395 7819

021 9862 1531

Sendok Es Krim Kayu

Es Krim Cone

 

Cup Es Krim

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tag

Peluang Usaha : Es Durian Royale vs Raja Es Durian Monthong

Peluang Usaha : Es Durian Royale vs Raja Es Durian Monthong

Siapa yang tak kenal dengan rajanya buah, durian. Sebagian orang mungkin suka dengan buah ini sedangkan sebagian lainnya malah tidak suka karena tidak tahan dengan aromanya yang begitu menyengat. Tak heran jika ada yang menyebutnya juga sebagai buah yang kontroversial.
Selain dimakan langsung dari buahnya, ada satu olahan makanan dari durian yaitu es krim durian. Di Bogor penjual es krim durian mulai banyak. Namun, dimanakah tempat membeli es durian yang paling enak? Tim Bogist.com akan memberikan 2 buah rekomendasi tempat untuk anda dan membandingkan es durian dari masing-masing tempat.

Es Krim Durian Royale – Bang Didi

Saat es krim durian ini menyentuh lidah Anda pertama kali Anda akan sulit membandingkan rasa durian yang asli dengan yang sudah diolah menjadi es durian. Rasanya “benar-benar durian”, serat-serat daging buah durian masih sedikit terasa. Es krimnya benar-benar lembut, sehingga jika langsung memakan dalam jumlah banyak tidak akan membuat Anda pusing.
Tidak heran jika Es Krim Durian Royale ini digandrungi banyak kalangan, dari para pelajar hingga orang-orang kantoran, dari para pejalan kaki hingga pengunjung yang bermobil. Dengan harga Rp 8.000/cup yang berukuran 250ml Anda sudah dapat menikmati lezatnya Es Krim Durian Royale yang sudah ada sejak tahun 1995. Jika kurang puas dengan ukuran itu Anda masih bisa memesan ukuran cup yang lebih besar dengan harga Rp 15.000/cup.
Bang Didi begitulah pemilik usaha Es Krim Durian ini disapa, orangnya sangat ramah. Dengan produk es krim duriannya yang begitu lezat ditambah pelayanan yang memuaskan sungguh membuat banyak orang rindu untuk kembali mencicipi Es Krim Durian Royale ini.
Es Krim Durian Royale-Bang Didi terletak di Jalan Pakuan No. 3, persis di depan rumah makan De’ Leuit. Bang Didi membuka usahanya setiap hari dari pukul 10.00 – 18.00 WIB. Hari teramai pengunjung adalah pada saat akhir pekan dan hari libur.
Tempat jualan Es Krim Durian ini hanya berupa etalase, anda bisa menikmati es durian di tempat atau dibawa pulang. Keuntungan lain di tempat ini adalah adanya fasilitas “drive through”, jika Anda membawa kendaraan mengunjungi tempat ini Anda tidak perlu turun dari kendaraan, cukup memesan kepada Bang Didi dari dalam kendaraan dan Bang Didi akan menyediakan es krim durian dengan begitu cepat dibantu beberapa asistennya.
Tertarik untuk memesan? silakan hubungi Bang Didi di 0813-8709-2696

Raja Es Durian Monthong – Mas Yanto

Siang hari yang terik di kota Bogor, tim Bogist.com mencoba mencicipi salah 1 tempat yang menjual es krim durian lainnya, namanya Raja Es Durian Monthong Mas Yanto. Raja Es Durian Monthong ini terletak di Jalan Sukasari 1, berada di seberang gedung baru Asinan Gedong Dalem. Memang di kawasan ini terkenal dengan berbagai macam aneka olahan makanan dari buah durian seperti surabi durian dan es krim durian ini.
Menikmati es krim durian di hari yang terik sungguh pilihan yang tepat, seketika haus dahaga hilang pada saat suapan pertama es krim durian monthong ini sampai di lidah Anda. Rasanya sungguh manis, namun tekstur es krimnya agak padat dan kasar. Aroma dan rasa durian monthong yang khas sungguh melekat pada es krim ini.
Kios yang terletak di pinggir jalan jalan sukasari 1 ini berukuran sekitar 2m x 2m, di dalamnya Anda bisa duduk menikmati Raja Es Durian Monthong. 1 cup berukuran 250ml dibandrol dengan harga Rp 10.000 , selain itu Andapun dapat memesan dengan porsi yang lebih besar, dibandrol dengan harga Rp 20.000 dan 30.000.
Raja Es Durian Monthong sudah ada sejak tahun 1998 dan beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 – 18.00 WIB. Jika Anda tertarik untuk memesannya Anda dapat menghubungi Mas Yanto di nomor 0815-8401-2709.

Perbandingan

Kami tampilkan penilaian versi Bogist.com dengan beberapa kriteria untuk perbandingan 2 es krim durian diatas.

Sumber tulisan : http://bogist.com/blog/es-durian-royale-vs-raja-es-durian-monthong/

Namun tentunya anda juga bisa menjadi pengusaha es krim Mas Yanto atau Bang Didi tidak perlu kursus karena saat ini udah jamannya teknologi yang praktis … mau usaha tersebut baca Link dibawah ini hanya ganti rasanya .. ya pake yang rasa DURIAN di jamin ketagihan dah……

Jadi Juragan es krim sekali lagi es krim bukan es puter modal cukup Rp.80.000,- ya Rp.80.000 tidak salah baca dan salah tulis.. buktikan saja….

http://jualanekamesin.blogspot.com/2014/05/juragan-es-krim-modal-kecil-tanpa-mesin.html

 

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tag

Mesin Takoyaki Baker

Mesin Takoyaki Baker

Mesin Takoyaki Baker

Gas LPG

Model WYR-767 (GAS)

  • Dimensi : 47x50x24 cm
  • Harga : Rp  2.900.000

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Tipe FP-2H
  • Dimensi : 47x45x18 cm
  • Power : 2×2000 watt
  • Voltase : 220 V
  • Berat : 18 kg
  • Harga : Rp 2.900.000

 

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tag

Mau Bisnis Makanan Takoyaki, Ini Resep dari Sang Juragan Angga Pradika

Mau Bisnis Makanan Takoyaki, Ini Resep dari Sang Juragan Angga Pradika

Mau Bisnis Makanan Takoyaki, Ini Resep dari Sang Juragan Angga Pradika

Posted by admin on 28 Mei 2014

Bisnis.com, JAKARTA – Makanan khas yang memiliki daya tarik tinggi adalah penganan asal Jepang. Salah satu pemain yang ikut mencicipi laba dari bisnis franchise makanan otentik adalah Angga Pradika.
Pemuda asal Bandung ini memilih santapan asli negeri sakura yaitu takoyaki (sate bakar gurita), okonomiyaki (martabak Jepang dengan isian sayuran), sobayaki (martabak Jepang dengan isian mie), dan ramen.
Angga mencoba takoyaki untuk pertama kali ketika dia duduk di bangku SMA. Rasa takoyaki yang enak dan otentik membuat dirinya berpikir untuk menjadikan makanan ini sebagai bisnis.
Rasa makanan Jepang itu cukup otentik dan cocok dengan lidah orang Indonesia. Sayangnya, masakan asal Jepang sering kali dijual di restoran dengan harga yang cukup mahal. Saya melihat peluang di cemilan berbahan dasar gurita, misalnya takoyaki dan okonomiyaki, karena bahan dasarnya cukup murah dan bisa didapatkan dimana-mana. Proses pembuatannya pun tidak sulit, kata mahasiswa semester tujuh di Universitas Telkom ini.
Angga gencar melakukan tes rasa dan pasar. Setelah mendapatkan resep yang sesuai standar, Angga pun membuka kios Mister Tako pada 2010. Kedai pertamanya hanya berbentuk gerobak kecil, namun dia mengakali dengan tampilan eye-catching untuk menarik perhatian konsumen. Saat itu, Angga menjual tiga makanan yaitu takoyaki, okonomiyaki, dan sobayaki. Angga menuruturkan, meskipun menyasar anak muda konsumen yang datang ternyata berasal dari berbagai kalangan.
Bisnis kedai camilan Jepang milik Angga semakin berkembang. Pada 2012, pria yang baru berusia 21 tahun ini terpilih menjadi finalis Wirausaha Muda Mandiri. Angga dan tim Mister Tako pun ikut pameran di Jakarta. Dari situ, banyak pengunjung yang berminat menjadi mitra Mister Tako.
Terus terang saya kaget dengan respon pengunjung di pameran Wirausaha Muda Mandiri. Tapi karena saya belum memiliki sistem kemitraan, saya minta mereka untuk menunggu. Kami akhirnya membuka program kemitraan Mister Tako untuk umum pada Januari 2013. Jumlah mitra yang bergabung pada periode awal ada sekitar 6 mitra, kata Angga.
Angga menawarkan dua paket kemitraan, yaitu Nagasaki (gerobak) dan Hiroshima (Kedai). Untuk paket Nagasaki, mitra harus menyiapkan cuan sekitar Rp20.000.000. Dari situ, mitra akan mendapatkan booth (gerobak), perlengkapan dan peralatan lengkap, marketing tools, training selama 5 hari, dan bahan baku untuk omzet sebesar Rp2.500.000.
Apabila memilih paket Nagasaki, mitra bisa menjual tiga menu, a.l takoyaki, okonomiyaki, dan sobayaki. Selanjutnya, untuk paket Hiroshima (kedai) mitra akan mendapatkan kedai sederhana yang bisa diizi 8-10 orang, peralatan, marketing tools, bahan baku untuk omzet Rp5.000.000, kulkas, dan pan takoyaki yang lebih besar. Harga paket Hiroshima sekitar Rp50.000.0000 dengan tambahan dua menu yaitu ramen dan sate gurita.
Saat ini, saya memiliki 14 mitra. . Jumlah mitra yang bergabung pun bertambah setiap bulannya. Mitra-mitra Mister Tako tersebar di beberapa kota di antaranya Bandung, Jakarta, Bali, Solo, dan Banjarmasin. Sampai saat ini, paket yang diminati oleh mitra adalah gerobak Nagasaki Alasannya mungkin karena nilai investasinya tidak terlalu tinggi, tapi bisa langsung jualan. Lokasi gerai mitra ada di mall dan luar mall, katanya.
Angga menuturkan, tak hanya jumlah mitra yang terus bertambah, omzet yang diraup juga terbilang lumayan. Dia bilang, untuk paket Nagasaki, rata-rata mitra mendulang omzet Rp10.000.000 Rp15.000.000 setiap bulannya. Sedangkan paket Hiroshima bisa 2 kali lipat dari omzet gerobak. Mitra juga harus membayar Rp250.000 per bulan untuk biaya franchise.
Margin keuntungan yang kami tawarkan cukup besar. Harga pokok produk berkisar 47%-50% dari harga jual. Harga makanan Mister Tako dijual mulai Rp7.500.000 Rp15.000. Harga yang murah dan menu yang otentik menjadi daya tarik tersendiri untuk konsumen.”
Selain itu, untuk menarik perhatian konsumen yang lebih tua, kami juga membuat inovasi baru yang mengombinasikan menu khas Jepang dan cita rasa lokal. Hasilnya adalah produk terbaru kami yaitu sate gurita. tutur Angga.
Editor : Bambang Supriyanto
sumber :
59f636beb4915b252f290b522f13f045_takoyaki_machine_gas_atau_electric__tipe_fm_eh777_jpg-275c08ffc6b582c2eb42a2382106de16f_fomak-2

yaitu T A K O Y A K I M A C H I N E ( Mesin Pembuat kue mini brownies, takoyaki, soes, dsb.. ) Jual Mesin Pemanggang Takoyaki (Takoyaki Machine)
Harga silahkan hub kami.

Salam Sukses

Samudra Wibowo

0815 1922 0879

Dipublikasi di Tak Berkategori | Tag ,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 753 pengikut lainnya.